Select Page

Dulu, ketika awal kuliah, saya melakukannya persis seperti mahasiswa baru pada umumnya. Menjalani kuliah sebagaimana harusnya, bahasa kerennya “go with the flow” atau mengikuti arus saja. Sampai akhirnya saya tiba pada suatu kebingungan. Saya sebenarnya mau jadi apa?

Lho, kan kuliah di Geofisika, ya jadi Geofisikawan dong. Betul…, tapi itu pun masih terlalu luas. Ada seismik, geolistrik, gravitasi, GIS, dll. Ibarat mau bepergian, kalau hanya ngomong “Bang, turun di kuningan ya!, pasti sopir metromininya bingung. Kuningan sebelah mana? depan RS. MMC, Pasar Festival, Bakrie Tower, atau tempat lainnya. Demikian juga dengan hidup, jika ingin hidupnya lebih terarah.

Akhirnya, saya mencoba mencari-cari kemana sebenarnya hasrat saya. Memang butuh waktu yang cukup lama, karena saya terbiasa melakukan banyak hal. Berbagai eksperimen saya lakukan hingga akhirnya menemukan satu keahlian sebagai tujuan saya waktu itu. Dengan adanya tujuan, maka semuanya jadi lebih fokus sehingga hasilnya maksimal.