Menggali Manfaat Dari Iklan Lowongan Kerja

Membaca iklan lowongan kerja, baik itu di internet atau koran tentu bukan hal baru bagi sebagian orang. Khususnya yang lagi berstatus job seeker alias pencari kerja. Menggali manfaat dari sebuah iklan lowongan kerja, selain informasi lowongannya, mungkin tidak banyak yang melakukannya.

Seorang mahasiswa pun atau calon pencari kerja seharusnya rajin-rajin membaca iklan lowongan kerja terbaru. Mungkin ada yang bertanya, lho buat apa? Kita kan masih mahasiswa, ngapain baca iklan lowongan kerja?

(more…)

Segalanya Butuh DUIT

Istilah DUIT ini pertama kali saya dengar ketika mengikuti ceramah dalam rangka syukuran BUMI ke-38 yang dibawakan oleh Ustadz Tajudin Hasan. DUIT yang dimaksud tentu saja bukan uang alias doku yang terselip di dompet… hehehehe. Melainkan kependekan dari doa, usaha, ikhlas, dan tawakkal.

Doa
Anda menginginkan apa? butuh apa? berdoalah… mintalah kepada yang maha memberi. Ingin lulus ujian, ingin diterima bekerja, atau ingin karier yang cemerlang… berdoalah. Mintalah kepada Allah SWT.

Usaha
Setelah berdoa, jangan sampai tidak berusaha. Lakukan tindakan untuk mencapai keinginan Anda. Ingin lulus ujian ya belajar yang sungguh-sungguh. Ingin karier yang cemerlang ya bekerjalah bersungguh-sungguh, tingkatkan terus kinerja, update terus ilmu pengetahuan yang dimiliki, dll. Usaha inilah yang membuat mimpi jadi kenyataan.

(more…)

Mengapa Anda Malas-Malasan Kuliah?

Pernahkah Anda malas-malasan masuk kuliah? Pasti pernah, saya pun pernah. Jika terjadi sekali-kali ya wajarlah, mungkin lagi banyak pikiran atau lagi capek habis begadang semalaman. Tapi, pernahkan Anda merasa malas masuk kuliah tertentu hingga tidak lulus berulang kali? Mungkin ada yang pernah, saya pernah hingga harus mengulang tiga kali, itu pun di semester pendek baru bisa lulus.

Mengapa bisa terjadi? Banyak penyebabnya. Yang saya alami, saya merasa mata kuliah tersebut tidak bermanfaat kelak, bahkan beberapa kawan menyebutnya ilmu gaib. Inilah yang melekat di benak saya dan selalu memberatkan kaki saya untuk masuk kuliah. Bahkan, hingga tahun-tahun terakhir kuliahpun masih demikian. Gawat kan, bisa tidak wisuda-wisuda dong… 🙂

(more…)

Pentingnya Menetapkan Tujuan dalam Hidup

Dulu, ketika awal kuliah, saya melakukannya persis seperti mahasiswa baru pada umumnya. Menjalani kuliah sebagaimana harusnya, bahasa kerennya “go with the flow” atau mengikuti arus saja. Sampai akhirnya saya tiba pada suatu kebingungan. Saya sebenarnya mau jadi apa?

Lho, kan kuliah di Geofisika, ya jadi Geofisikawan dong. Betul…, tapi itu pun masih terlalu luas. Ada seismik, geolistrik, gravitasi, GIS, dll. Ibarat mau bepergian, kalau hanya ngomong “Bang, turun di kuningan ya!, pasti sopir metromininya bingung. Kuningan sebelah mana? depan RS. MMC, Pasar Festival, Bakrie Tower, atau tempat lainnya. Demikian juga dengan hidup, jika ingin hidupnya lebih terarah.

(more…)

Mestakung Rahasia Sukses

Yohanes Surya

Mestakung (=seMESTA menduKUNG) adalah dukungan semesta (segala sesuatu yang berada disekitar kita) untuk melepaskan kita dari kondisi kritis. Kalau kita amati cara kerja alam semesta, ternyata alam semesta ini telah didesain oleh Sang Pencipta sedemikian rupa sehingga mampu membantu kita keluar dari kondisi-kondisi kritis. Disini semesta mempunyai cara-cara yang unik (melalui self organizing atau pengaturan diri) untuk membantu/mendukung kita melewati masa-masa sulit ini.

Misalnya ketika kita dikejar anjing galak, saat itu kita berada dalam kondisi kritis. Dan lihatlah seluruh sel-sel tubuh kita mengatur diri sehingga bisa dihasilkan ekstra energi yang membuat kita mampu melompati parit yang cukup lebar. Padahal dalam keadaan normal kita tidak mampu melompati parit itu.Banyak cerita kita dengar bagaimana seorang ibu bisa menerobos bangunan yang terbakar dan mengambil bayinya dari dalam bangunan tersebut dengan selamat. Atau mungkin kita pernah mendengar seorang perempuan yang tampak lemah dapat membalikkan mobil ketika mobil itu terbalik di daerah yang sepi. Darimana kekuatan itu?Mestakung terjadi dimana-mana.

Dalam fisika kita tahu bagaimana pasir mengatur diri ketika dituangkan ke atas lantai. Mula-mula pasir membentuk satu bukit. Tapi ketika bukit pasir mencapai ketinggian tertentu yang kita namakan ketinggian kritis, pasir yang jatuh mulai mengatur diri. Mereka menempati posisi-posisi sedemikian sehingga kemiringan bukit tetap sama.Pada tekanan sekitar 218 tekanan udara normal dan suhu 374 derajat celcius, air berada pada kondisi kritis. Pada kondisi ini wujud air tidak bisa dibedakan antara cair dan gas. Jika sistem ini diganggu sedikit saja (misal dengan menaikan suhu sedikit saja), secara serentak, seluruh molekul mengatur dirinya merubah wujud air menjadi gas. Mestakung mengubah kondisi kritis, mengubah air menjadi gas dalam seketika. Dalam fisika kejadian ini disebut fenomena kritis (critical phenomena). Angsa-angsa yang akan bermigrasi berada pada kondisi kritis (lingkungan tidak sesuai lagi untuk hidup mereka). Secara alamiah angsa-angsa ini akan bermestakung. Mereka akan mengatur dirinya, terbang membentuk formasi huruf V. Dalam formasi ini angsa dapat terbang ribuan kilometer tanpa terlalu lelah.

(more…)