Saya adalah penggemar makanan yang bercita rasa asam. Di Soppeng atau Sulawesi Selatan secara umum dikenal masakan nasu bale atau ikan yang dimasak pakai kunyit dan asam (atau potongan mangga yang dikeringkan).

Nasu bale adalah salah satu makanan favorit saya.

Setelah merantau saya menemukan sayur asem, meskipun kadang-kadang saya menjumpai yang rasanya justru manis… hehehe. Satulagi adalah tomyam.

Tomyam memang masakan import, tepatnya dari Thailand. Tapi, saya sering mencicipinya justru di restoran Malaysia.

Lama tidak menikmati asamnya kuah tomyam tiba-tiba ada ajakan untuk mencoba tomyam kelapa.

Tomyam kelapa?

Apa gak salah tuh…

Awalnya saya rada bingung juga membayangkan bagaimana wujud dan rasa dari tomyam kelapa ini. Untuk menghilangkan rasa penasaran, di suatu siang yang cerah meluncurlah saya bersama istri menuju Jombang, Bintaro, ke rumah makan Saung Ibu.

Menjajal Gurihnya Tomyam Kelapa di Saung Ibu, Jombang

Narsis dulu sebelum makan 🙂 (Foto by Baha)

Ceritanya, di rumah makan Saung Ibu inilah, Baha, seorang yang awalnya saya kenal sebagai blogger membuka usaha makanan tomyan kelapa.

Baha ini yang menantang saya untuk menjajal rasa tomyam kelapa buatannya.

Tidak menunggu lama, tomyam kelapa pun tersaji di depan saya. Kebetulan hari itu istri lagi puasa, jadinya satu lagi bungkus… hehehe.

Ternyata, tomyam kelapa itu disajikan di dalam kelapa muda.

Menjajal Gurihnya Tomyam Kelapa di Saung Ibu, Jombang

Inilah dia… tomyam kelapa.

Wow…

Penampakannya saja sudah sangat menggugah rasa penasaran untuk segera mencobanya.

Slurppphhh…

Satu sendok kuah tomyam pun mendarat di dalam mulut. Hmmm… sejenak saya mencoba meresapi apa bedanya dengan tomyam lainnya.

Rasanya asam tentu saja, serehnya juga terasa, tapi ada sesuatu yang beda, apa ya?

Saya pun mencoba satu sendok lagi. Saya lihat isinya, sepertinya sama seperti tomyam yang biasa. Ada udang, potongan cumi, jamur, potongan cabe, dll.

Usut punya usut, ternyata yang membuat rasa kuahnya agak berbeda adalah air kelapa. Jadi, bukan hanya wadahnya yang kelapa muda, tapi kuahnya juga pakai air kelapa muda.

Bagaimana bisa Baha yang seorang blogger ini bisa memasak tomyam kelapa yang sedemikian gurih?

Konon, untuk bisa memasak tomyam kelapa ini Baha belajar hingga ke negeri seberang, tepatnya Malaysia. Sekitar 2 minggu ia bertapa di sana, eh belajar maksudnya.

Penasaran ingin mencicipi gurihnya tomyam kelapa buatan Baha?

Segera ke Saung Ibu di Jombang.

Menjajal Gurihnya Tomyam Kelapa di Saung Ibu, Jombang

Tomyam Kelapa Saung Ibu (klik untuk memperbesar)

Tapi, ini bukan Jombang yang di Jawa Timur ya. Melainkan yang di Tangerang Selatan.

Kalau dari BSD, patokannya adalah Stasiun Sudimara. Saung Ibu masih terus lagi. Kalau sudah sampai RS. IMC berarti Anda sudah lewat… xixixi.

Cari saja Villa Bintaro Indah, tomyam kelapa tidak jauh dari pintu gerbang, sebelah kanan.

Tidak sempat ke sana, tapi ingin mencicipi?

Tak usah kecewa, sekarang sudah bisa dipesan juga lewat Gojek.

Selamat mencoba… 🙂