Sebelum lebih jauh membahas bagaimana caranya menjadi komunikator yang baik. Terlebih dahulu kita tinjau dulu definisi komunikasi. Menurut Onong Uchjana Effendy, komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media).

http://www.flickr.com/photos/pshanks/

Komunikator yang baik tidak sekadar berbicara atau menyampaikan sesuatu, melainkan juga pendengar yang baik. Usahakan untuk mendengar dengan tujuan untuk memahami apa yang disampaikan orang lain. Agar Anda bisa bicara sesuatu yang berhubungan dengan keperluan lawan bicara Anda.

Mereka juga memperhatikan kontak mata, karena kontak mata ini penting untuk membangun hubungan dan kepercayaan dengan orang lain. Pernahkah Anda bicara dengan seseorang yang memandang ke arah atau tempat lain? Bagaimana rasanya? Oleh karena itu, penting untuk menjaga kontak mata selama berkomunikasi langsung dengan seseorang.

Jangan suka melakukan interupsi atau memotong ketika orang lain bicara. Jika ada sesuatu yang kurang Anda mengerti, tunggulah hingga saat yang tepat untuk melakukan klarifisikasi. Misalnya, ketika lawan bicara Anda berhenti/jeda atau ketika apa yang diutarakannya sudah selesai.

Seorang komunikator yang baik bisa menyampaikan maksudnya dengan baik dan jelas. Hindari penggunaan istilah teknis, kependekan, atau istilah lainnya yang tidak umum digunakan. Sehingga, pendengar Anda mudah untuk mengerti.

Jika terpaksa menggunakan istilah asing, berilah contoh sederhana untuk memudahkan pemahaman. Terkadang, hanya untuk tampil beda atau terkesan pintar, segala istilah digunakan. Akibatnya, yang mendengar malah tidak paham maksud sebenarnya yang ingin disampaikan.

Lebih lanjut, seorang komunikator yang baik mampu berkomunikasi dengan siapa saja. Baik itu teman kerja, pelanggan, bos, dll. Banyak orang yang mengaku komunikator yang baik, tapi hanya untuk kalangannya saja. Ketika dihadapkan dengan kalangan yang berbeda, terjadi kebuntuan.

Demikianlah beberapa ciri komunikator yang baik. Sudahkah Anda memilikinya?