Sudah kenal dengan Atika Sari Bloem?

Saya yakin, yang perempuan dan aktif di media sosial sudah pada kenal dengannya.

Tapi, yang belum kenal, mari kita lihat dulu salah satu videonya di Youtube yang hingga tulisan ini diposting telah dilihat lebih dari 3,6 juta kali.

 

Sabtu yang lalu (19/12/15), saya berkesempatan hadir di acara Pesta Wirausaha Tangerang Raya 2015 yang bertempat di Universitas Budi Luhur, Ciledug.

Acara ini dihelat oleh teman-teman oleh Komunitas TDA Tangerang Raya. Terima kasih atas acara yang luar biasa ini.

Pembicara yang hadir hebat-hebat di bidangnya, makanya sayang kalau dilewatkan. Salah satunya adalah Atika Sari Bloem.

Perjalanan hingga menjadi seleb media sosial

atika sari bloem

Foto dari Facebook Atika Sari Bloem

Atika Sari Bloem adalah lulusan manajemen. Tapi, kok malah jadi seleb media sosial?

Menurut pengakuannya, dulu ia sering melihat tutorial hijab di Youtube. Dari beberapa yang sering dilihatnya, itu semua dari luar negeri.

Kok gak ada dari Indonesia?

Begitulah pertanyaan yang mengganggu dalam benaknya.

Akhirnya ia memutuskan untuk buat juga video tutorial hijab. Saat itu, untuk membuat video pertamanya, ia meminjam kamera kantor Ayahnya.

Tak disangka, video itu banyak viewer. Dan banyak juga yang kemudian menghubunginya untuk nanya-nanya.

“Wah, hijabnya bagus ya, Mba’, jual dong saya mau beli nih.”

“Wah, earingnya cakep, Mba’, mau dong…”

Dari situ muncullah peluang bisnis yang ditangkapnya dengan baik.

Dari membuat video Youtube berbekal kamera pinjaman, kemudian dari hasil tabungan bisa membeli kamera digital sendiri. Dan sekarang sudah bisa membeli kamera DSLR yang mumpuni untuk merekam video dengan kualitas yang lebih baik.

Pesannya, jangan meremehkan hal-hal kecil. Karena hal-hal kecil itu nantinya bisa berubah menjadi besar.

Atika sudah membuktikannya.

Meskipun orang-orang menyebutnya selebgram, tapi saya lebih suka menyebutnya seleb media sosial. Karena nyatanya, bukan hanya di Instagram saja Atika banyak penggemarnya. Dan bukan Instagram media pertama yang ditekuninya, melainkan Youtube (cmiiw).

Mari kita lihat satu-satu media sosial yang dimiliki Atika, yaitu Youtube, Instagram, dan Facebook.

Youtube Atika Sari Bloem

atika sari bloem

Anda bisa menyaksikan video Atika di saluran Yotubenya yang beralamat di https://www.youtube.com/user/ZABSONS. Salah satu videonya yang saya tampilkan di awal sudah diputar lebih dari 3,6 juta kali. Luar biasa kan…

Saya aja ada video yang saya masukkan ke Youtube, hingga berbulan-bulan baru diputar belasan kali. Itupun separuhnya saya sendiri… hehehe.

Instagram Atika Sari Bloem

atika sari bloem

Instagram Atika bisa dikunjungi di https://www.instagram.com/atikasaribloem/. Follower Atika hingga tulisan ini ditulis lebih dari 54 ribu orang.

Sayangnya, saya tak punya Instagram. Jadi tak bisa follow… hehehe

Facebook Atika Sari Bloem

atika sari bloem

Nah, Facebook Page Atika beralamat di https://www.facebook.com/AtikaSariBloemOfficial. Kalau yang ini saya sudah like… xixixi

Facebook page ini sudah disukai oleh lebih dari 18 ribu orang, termasuk saya.

Pelajaran yang bisa dipetik

Dari pemaparan Atika kemarin, berikut ini beberapa pelajaran yang bisa saya simpulkan. Tolong dikoreksi atau ditambah oleh teman-teman yang juga hadir di kolom komentar.

Soalnya, perhatian saya terpecah antara memperhatikan apa yang disampaikan dengan memperhatikan Atikanya… hehehe

  • Peluang bisnis bisa saja muncul dari hal-hal kecil yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh. Dan itu bisa menjadi besar.
  • Jika ingin memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, lakukan dengan halus atau tersamar. Istilahnya, jangan hard selling. Berilah yang bermanfaat, misal yang dilakukan Atika, hanya tutorial hijab.
  • Pada dasarnya, orang tidak suka iklan. Makanya, Atika tidak pernah menampilkan logo dalam video atau fotonya. Meskipun foto atau video itu untuk mengiklankan produk tertentu.
  • Terakhir yang saya tangkap adalah passion. Passion Atika adalah fashion dan lifestyle, jadi Atika senang sekali melakukannya. Mungkin itu salah satu rahasianya Atika bisa meraih pencapaian seperti saat ini.

Tidak semua kita yang berbisnis atau ingin berbisnis harus seperti Atika. Saya tidak mungkin membuat video tutorial hijab karena saya cowok. Selain itu, memang tidak cocoklah dengan tubuh semok dan kulit yang kata istri saya hitam manis.

Tapi, tetap saja saya bisa memanfaatkan media sosial itu untuk membantu mengembangkan bisnis. Tinggal kejelian kita saja untuk menyiasatinya. Daripada hanya dipakai buat narsis doang…hehehe.

Selamat memanfaatkan media sosial untuk melejitkan omset bisnis kawan-kawan.

*) Maaf saya tidak punya foto Atika ketika tampil di PW. Saking terpesonanya sampai lupa ambil foto 😀