contoh jawaban rencana 5 tahun ke depan
Foto dari Pexels.com

Kalau Anda pernah mengikuti proses wawancara kerja, mungkin pernah mendapati pertanyaan “Apa rencana 5 tahun ke depan yang Anda miliki?”

Bagi yang baru ikut wawancara dan tidak ada persiapan sebelumnya, pertanyaan ini bisa membuat bingung. Apalagi jika tidak memiliki gambaran yang dalam tentang pekerjaan yang dilamar. Yakin, Anda akan termenung sejenak memikirkan jawabannya… hehehe.

Untungnya, saat saya wawancara kerja pertama kali pertanyaan ini tidak muncul. Baru ketika wawancara untuk pindah perusahaan pertanyaan ini diajukan.

Mengapa pertanyaan rencana 5 tahun ke depan ini diajukan?

Apa sih tujuan perusahaan menanyakan ke calon pekerja rencana mereka 5 tahun ke depan? Apa sekadar rutinitas interview saja?

Tentu saja tidak.

Semua pertanyaan yang diajukan saat wawancara kerja ada maksud dan tujuannya. Termasuk pertanyaan yang satu ini.

Pewawancara ingin melihat apakah Anda termasuk orang yang memiliki tujuan dalam bekerja. Karena karyawan yang memiliki tujuan yang jelas biasanya memiliki kinerja yang baik. Selain itu, juga untuk melihat apakah tujuan 5 tahun Anda itu sejalan dengan tujuan perusahaan.

Nampaknya simple ya. Tapi, jangan terburu nafsu untuk menjawab. Karena bisa jadi ini jebakan… xixixi. Jangan sampai Anda tersingkir dari kompetisi gegara memandang remeh pertanyaan ini.

Lho, kok bisa membuat tersingkir?

Ya iya dong… Khan tujuan wawancara kerja adalah menyingkirkan kandidat yang tidak memenuhi syarat dan memilih yang sesuai untuk mengisi lowongan yang ada.

Bagaimana menjawab pertanyaan “rencana 5 tahun ke depan?”

Bagaimana agar Anda terhindar dari jebakan pertanyaan ini?

Yang perlu Anda ingat, jawablah terkait posisi yang Anda lamar saat ini. Jangan sampai Anda menyampaikan rencana 5 tahun ke depan adalah berkarir di perusahaan lain dan menjadikan posisi saat ini untuk belajar atau sekadar batu loncatan.

Hal itu bukanlah jawaban yang dicari oleh pewawancara. Mereka ingin mendengar rencana Anda 5 tahun ke depan terkait posisi yang Anda lamar saat ini.

Berikut beberapa tips bagaimana menjawab ketika dihadapkan dengan pertanyaan ini.

Tunjukkan Anda memiliki rencana berkembang terkait posisi yang Anda lamar

Pertanyaan ini diajukan untuk melihat apakah Anda benar-benar cocok untuk lowongan yang tersedia atau sekadar ingin mendapat pekerjaan. Perusahaan tentu tidak ingin mempekerjakan karyawan yang sekadar ingin bekerja, yang penting tidak menganggur. Apalagi yang menjadikannya sebagai batu loncatan ke perusahaan lain.

Makanya penting untuk riset mendalam terhadap lowongan pekerjaan sebelum mengikuti wawancara kerja. Dengan memiliki wawasan yang mendalam akan memudahkan dalam membuat proyeksi 5 tahun ke depan jika mengisi lowongan tersebut.

Jawablah dengan optimis dan tetap realistis

Saya yakin Anda sudah paham arti kata optimis dan realistis. Tapi, untuk menyamakan persepsi, tidak apalah saya tuliskan lagi. optimis artinya mengharapkan yang terbaik. Sedangkan realistis artinya wajar atau masuk akal.

Dalam menjawab pertanyaan rencana 5 tahun ke depan, pilihlah rencana yang terbaik dan masuk akal. Ini akan menunjukkan seberapa baik wawasan Anda terkait pekerjaan dan seberapa kuat keinginan Anda terhadap pekerjaan tersebut.

Kalau optimis saya kira jelas. Bagaimana dengan realistis?

Contohnya begini, “5 tahun ke depan saya akan menjadi direktur perusahaan ini.” Ini jelas jawaban yang optimis. Sangat optimis malah. Kalau Anda melamar untuk posisi manajer sih, bisa saja 5 tahun ke depan jadi salah satu direktur. Tapi, kalau melamar untuk posisi staff salah satu divisi, jawaban ini jadi tidak realistis dalam jangka waktu 5 tahun ke depan.

Sampaikan dengan antusias

Walaupun rencana yang Anda sampaikan cemerlang, kalau disampaikan dengan nada datar, terkesan loyo, tidak akan ada pengaruhnya. Sampaikan rencana Anda dengan antusias atau bersemangat.

Ini sebenarnya berlaku untuk semua pertanyaan. Jawablah semuanya dengan antusias karena ini akan menunjukkan kesungguhan Anda menginginkan posisi yang sedang lowong tersebut.

Bagaimana? Sudah ada gambaran bagaimana menjawabnya agar lolos dari pertanyaan jebakan ini?

Okelah… Biar lebih jelas, berikut ini akan saya tuliskan dua contoh jawaban rencana 5 tahun ke depan sebagai sumber inspirasi buat Anda.

Tapi ingat ya… ini hanya contoh. Anda bisa lihat polanya.

Jawaban paling tepat adalah yang sesuai dengan kondisi spesifik yang Anda hadapi.

Contoh jawaban rencana 5 tahun ke depan

Contoh 1:

Saat membaca bagaimana peranan perusahaan ini dalam bisnis pengolahan data seismik, saya sangat bersemangat untuk mengisi posisi ini. Dengan keterampilan dan pengalaman saya dalam oleh data, 5 tahun ke depan mudah-mudahan saya bisa menjadi salah satu project leader  yang dapat diandalkan oleh perusahaan.

Bagian awal mengandung informasi tentang perusahaan yang menunjukkan Anda melakukan PR sebelum wawancara, yaitu riset tentang perusahaan. Kemudian ada rencana 5 tahun yang optimis dan masuk akal.

Contoh 2:

Saya berpikir, dalam 5 tahun ke depan saya bisa makin memberikan kontribusi yang optimal bagi perusahaan ini, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang akan saya emban saat itu.

Saya kira dalam 5 tahun ke depan, saya bisa menjadi team leader yang bisa diandalkan perusahaan untuk meraih target bisnis yang telah dicanangkan. Saya optimis, dalam 5 tahun saya bisa membantu melipatgandakan omzet bisnis perusahaan ini, sejalan dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh top management.

Di jawaban ini Anda menunjukkan dedikasi terhadap posisi Anda di perusahaan. Juga menunjukkan rencana 5 tahun yang optimis baik bagi diri sendiri maupun bagi perkembangan perusahaan.

Itulah dua contoh jawaban untuk pertanyaan mengenai rencana 5 tahun ke depan. Contoh jawaban untuk pertanyaan lainnya yang sering diajukan saat wawancara kerjadapat Anda dapatkan di Panduan WawancaraKerja.

Penutup

Demikianlah uraian tentang pertanyaan “Apa rencana Anda 5 tahun ke depan?” saat wawancara kerja. Mengapa pertanyaan ini diajukan, bagaimana cara menjawabnya, dan contoh jawabannya telah diuraikan dengan lengkap.

Saatnya Anda berlatih menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan kondisi spesifik Anda dan posisi yang Anda lamar.

Kalau Anda ingin berbagi jawaban spesifik terkait posisi tertentu, silakan melalui kolom komentar. Jawaban Anda bisa saja menjadi sumber inspirasi bagi pembaca lainnya.

Semoga sukses menggapai pekerjaan impian Anda.

Salam sukses bermanfaat.

Tulisan Lainnya:

Trainerpreneur, Rahasia Menjadi Trainer yang Kompe... 28-30 Juli 2017 adalah hari yang luar biasa. Saya berkesempatan ikut training bagaimana menjadi trainer dan menjalankan bisnis training. Training ini ...
Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris Sebelumnya saya sudah menulis contoh format surat lamaran kerja. Dari format tersebut dibuatlah sebuah surat lamaran kerja. Dewasa ini, sudah merupaka...
4 Tips Menghadiri Bursa Kerja Bursa kerja adalah surga bagi pencari kerja. Berbagai macam lowongan bisa ditemukan di acara semacam ini. Peminatnya pun luar biasa banyak. Tidak hera...