Foto dari pexels.com

Hari masih pagi. Hanya menggunakan sarung dan kaos singlet, Baco bersantai di teras rumahnya. Secangkir kopi pahit dan sepiring pisang goreng terhidang di atas meja.

Belum habis sepotong pisang goreng di tangan Baco tiba-tiba kawannya, Beddu, yang sedang jogging lewat depan rumah dan menyapanya.

“Co, kok belum ganti pakaian olahraga. Ayolah kita jogging bareng,” ajak Beddu.

“Malas aku, Du. Sepertinya aku sudah kehilangan motivasi,” jawab Baco.

“Lho, katanya mau membakar lemak di perut yang semakin mirip tas pinggang itu,” timpal Beddu.

“Iyya, Du. Tapi, dah dua bulan kita jogging bareng tiap akhir pekan, sepertinya masih tidak ada perubahan.”

“Lemak ditimbun bertahun-tahun kok mau hilang dalam dua bulan!” samber Becce, istri Beddu, dari dalam rumah.

Mendengar itu, Baco dan Beddu tertawa ngakak.

***

Anda mungkin pernah mengalami kejadian serupa dengan Baco. Bisa jadi targetnya beda, tapi Anda merasa kehilangan motivasi diri untuk melanjutkannya karena merasa tidak ada perkembangan. Padahal, Anda sudah berupaya sebaik mungkin.

Motivasi yang menurun dipengaruhi oleh pikiran yang mulai ragu atau tidak yakin bisa sukses mencapai target, maka tindakan kita pun akan terpengaruh. Seperti yang dialami Baco. Karena belum terlihat hasil joggingnya selama dua bulan, pikirannya mulai tidak yakin jogging bisa membakar lemak perutnya, sehingga motivasinya berkurang, akhirnya ia tidak jogging lagi.

Padahal, mungkin saja kata Becce ada benarnya. Butuh lebih dari dua bulan untuk mencapai target Baco. Yang dibutuhkan hanyalah usaha terus alias konsisten. Bukankah Allah SWT sudah berfirman agar kita terus berusaha untuk merubah keadaan diri kita sendiri.

Persoalannya kemudian, bagaimana membuat diri kita tetap termotivasi untuk bertindak yang sesuai untuk mewujudkan target yang telah kita tentukan?

Setelah belajar NLP, saya menemukan bahwa teknik-teknik yang ada dalam NLP bisa digunakan untuk memunculkan kembali motivasi diri ketika hilang. Dengan memprogram pikiran kita untuk kembali termotivasi sehingga mendapatkan perilaku yang mendukung pencapaian target-target kita.

Kalau belum familiar dengan NLP, Anda bisa baca pengertian dan sejarah singkatnya di:

Apa itu NLP dan Apa Manfaatnya untuk Anda?

Hal-hal yang telah saya pelajari itu sudah saya susun dalam sejumlah materi belajar NLP yang saya beri judul “Stay Motivated and Achieve Your Goals using NLP“. Materi-materi NLP tersebut akan saya bagi kepada siapa saja yang memiliki kemauan untuk menjaga motivasinya agar dapat mewujudkan target-targetnya.

Tapi bukan di sini ya sharingnya. Saya buat Kelas Belajar Online (KBO) agar belajarnya lebih fokus. Melalui KBO ini Anda bisa belajar NLP sendiri memanfaatkan keluangan waktu Anda dengan berbekal smartphone dan koneksi internet.

Materinya akan saya sampaikan dalam bentuk video dan tulisan. Juga akan ada tugas-tugas yang harus Anda kerjakan untuk memperdalam pemahaman Anda, sehingga dampak dari pembelajaran ini terhadap kehidupan Anda lebih besar.

Harapannya, setelah mengikuti KBO “Stay Motivated and Achieve Your Goals using NLP”, Anda dapat:

  1. Mengetahui strategi utama Anda dalam membangkitkan motivasi diri.
  2. Memahami pembentukan perilaku manusia melalui prinsip-prinsip NLP.
  3. Memanfaatkan prinsip-prinsip NLP untuk mendapatkan perilaku yang mendukung target-target Anda.
  4. Lebih baik dan jelas dalam mengelola pikiran.
  5. Menggunakan NLP outcomes dalam menjaga motivasi untuk diri sendiri dan mencapai target.
  6. Mengenali dan mengatasi kemungkinan hambatan untuk mencapai target.
  7. Melatih pikiran untuk melihat kesempatan dan mengatasi keterbatasan.

Sengaja saya buat kelas ini secara online agar Anda bebas memilih waktu untuk untuk belajar NLP sendiri. Mungkin malam setelah bekerja dan istirahat, atau sehabis shalat Isya, Anda bisa masuk kelas dan menyaksikan video pembelajarannya.

Ada beberapa pelajaran dalam bentuk video dan tulisan yang dapat Anda akses dalam KBO ini:

Pengantar

Bagian Pertama : Prinsip-prinsip

1.1 Apa itu NLP dan Apa Manfaatnya Untuk Anda?

1.2 Presuposisi NLP

1.3 Pilar NLP

1.4 Menemukan Strategi Utama Anda Untuk Membangkitkan Motivasi Diri

1.5 Tugas

Bagian Kedua : NLP Outcomes

2.1 Apa itu NLP Outcomes?

2.2 Cara Membuat Outcomes yang Baik

2.3 Mengidentifikasi dan Mengatasi Hambatan Terhadap Outcomes

2.4 Tugas

Bagian Ketiga : Memadukan Semuanya

3.1 Memadukan Semuanya

3.2 Penutup

Bagian pertama KBO ini gratis. Yang perlu Anda lakukan adalah like Facebook Page @NLPersIndonesia dan bagi (share) tulisan ini di facebook Anda agar lebih banyak yang mengetahui informasi ini dan bisa ikut belajar. Setelah Anda like dan share, silakan mendaftar melalui form berikut.

Dengan mendaftar masuk ke kelas ini, Anda setuju menjadi subscriber KirmanSyam.com dan setuju menerima email dari kami. Tapi jangan khawatir, Anda bisa berhenti menerima email kapan saja. Dan, privasi Anda kami jaga.

Sampai jumpa di kelas.

Tulisan Lainnya:

Apa itu NLP dan Apa Manfaatnya Untuk Anda? Gambar dari pixabay.com Apapun yang bisa dipikirkan dan diyakini oleh pemikiran manusia bisa dicapai. Anda mungkin pernah mendengar kata-kata di at...
Cara Menjaga Motivasi Diri Menjaga motivasi diri agar tetap meningkat atau minimal sama dari waktu ke waktu memerlukan perjuangan. Mengingat banyaknya hal-hal yang dapat membuat...