Select Page

Foto dari Pexels.com

Persaingan kerja saat ini sangat tinggi, akibat jumlah lowongan pekerjaan yang terpaut jauh dengan pencari kerja. Akibatnya, jumlah pengangguran terus meningkat dari tahun ke tahun.

Bahkan, berdasarkan data, pengangguran didominasi oleh para sarjana. Tidak percaya? Silakan tanya Om Google, Anda akan menemukan bahwa persentasi yang cukup besar menganggur adalah sarjana.

Untuk bisa memenangkan satu kursi pekerjaan yang diperebutkan oleh ribuan pelamar, Anda harus menjadi yang terbaik di bidang Anda.

Namun demikian, ada saja kesalahan yang sering dilakukan oleh pelamar kerja baik itu disengaja atau tidak.

Meremehkan tampilan surat lamaran dan CV

Tidak sedikit pelamar kerja yang menulis surat lamaran dan CV secukupnya. Kenapa saya katakan secukupnya? Karena yang utama maksudnya sudah tersampaikan dan kualifikasinya sudah diutarakan.

Padahal, surat lamaran dan CV inilah yang menjadi representasi pertama pelamar terhadap perusahaan. Oleh karena itu, sangat penting untuk disajikan dengan menarik. Bagaimana menulis surat lamaran kerja yang baik dan contoh format CV pernah saya tulis pada postingan sebelumnya.

Tampil ala kadarnya

Ini sering dilakukan oleh pelamar fresh graduate. Dengan alasan belum memiliki pakaian yang memadai. Padahal kan bisa pinjam dulu kemeja yang pas sama keluarga atau teman. Yang penting adalah tampil maksimal apalagi jika akan mengikuti wawancara.

Berusaha menjadi orang lain

Banyak pelamar yang berhadapan dengan pewawancara dengan kaku dan banyak gagunya karena sedang tidak menjadi dirinya sendiri. Apapun situasinya just be your self.

Fokus pada apa yang bisa didapat

Sering saya jumpai orang ketika wawancara terlalu terfokus pada apa yang bisa didapatnya. Berapa besar gajinya, tunjangan lainnya apa saja, fasilitas yang diperoleh apa, dll.

Tidak salah memang, karena salah satu motivasi orang cari kerja atau pindah tempat kerja adalah hal-hal itu. Namun, jangan itu yang dijadikan fokus.

Fokuslah pada kemampuan Anda, apa yang bisa Anda kontribusikan terhadap kemajuan perusahaan, atau kesesuaian keahlian Anda dengan kebutuhan perusahaan. Jika Anda memang orang yang dibutuhkan, maka gaji, tunjangan, dan fasilitas dengan sendirinya bisa disesuaikan.

Melupakan latihan

Practice make perfect, jangan lupakan itu. Semakin sering berlatih, semakin bisa tampil lebih santai dan percaya diri.

Demikianlah 5 kesalahan yang sering dilakukan oleh pelamar kerja. Jika Anda punya pengalaman yang lain, silakan dibagi ya…