Anda mungkin pernah merasa bingung apa sih perbedaan resume dan CV? atau mungkin merasa keduanya tidak berbeda. Saya pun dulu menganggap resume dan CV sama saja, hanya persoalan istilah saja. Tapi, ternyata kedua istilah ini sebenarnya berbeda meskipun sama-sama digunakan untuk melamar pekerjaan.

perbedaan resume dan cv

Resume biasanya hanya terdiri dari satu atau dua halaman maksimal. Berisi informasi tentang diri Anda, latar belakang pendidikan, latar belakang pekerjaan, dan keahlian Anda. Informasi tersebut dielaborasi secara padat dan menarik dalam dua halaman maksimal. Tujuannya untuk memberi informasi tentang kualifikasi Anda secara singkat dan padat.

CV atau curriculum vitae biasanya lebih dari dua halaman. Isinya lebih lengkap dibandingkan resume. Di CV Anda bisa menambahkan publikasi ilmiah, keanggotaan organisasi, penghargaan yang pernah diraih, dll informasi yang dianggap relevan dengan pekerjaan yang ingin dilamar.

Demikian perbedaan resume dan CV. Lantas, kapan menggunakan salah satunya?

Kapan pakai resume atau CV?

Tergantung permintaan pekerjaan yang akan Anda lamar. Biasanya dituliskan apakah mengirimkan CV atau resume. Saya sih lebih sering menggunakan CV jika mengirim lamaran pekerjaan karena bisa memasukkan sebanyak mungkin informasi yang relevan dan tetap menarik tentunya.

Tips menulis resume/CV

Berikut ini beberapa tips ketika Anda menulis resume atau CV.

Sesuaikan isi resume/CV Anda dengan posisi yang Anda lamar. Ini sangat penting untuk diperhatikan ketika menulis resume/CV. Tidak perlu membanjirinya dengan berbagai informasi tentang diri Anda yang tidak relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

Misalnya, Anda melamar untuk posisi “seismic processor”. Masukkan latar belakang pendidikan Anda, pengalaman kerja, dan keterampilan yang relevan dengan lowongan. Jadi, kalau sebelumnya pernah bekerja di warnet selama kuliah tidak perlu dimasukkan.

Buat satu master atau template. Saya pribadi memiliki satu master resume/CV yang saya buat dan desain dengan menarik. Terstruktur dengan baik sehingga memudahkan untuk menemukan informasi tentang saya di dalamnya. Dan tentu saja bisa digunakan berulang untuk lowongan lainnya.

Jangan lupa diedit. Edit di sini ada dua, pertama jangan sampai ada salah ketik, dan kedua jangan sampai ada informasi yang tidak sesuai. Khususnya jika Anda menggunakan template resume/CV, karena masing-masing lowongan kadang-kadang ada informasi yang perlu ditambah atau dikurangi.

Jadi, master resume/cv yang Anda buat tidak berarti tinggal dikirim saja setiap ada lowongan pekerjaan. Edit tetap diperlukan agar isinya sesuai dengan kebutuhan pekerjaan yang Anda lamar.

Semoga sukses…