Geophysicist | Blogger | Author | Trainer

Membangun dan Mempertahankan Sikap Positif

Sikap positif bukanlah suatu hal yang bisa dikembangkan dalam sekejap. Sikap negatif juga tidak dapat dihilangkan dalam sekejap. Tapi, apakah sikap negatif itu bisa diubah jadi positif? Tentu bisa. Apakah mudah? Tentu saja tidak.

Untuk membangun dan mempertahankan sikap positif kita harus meyakini pentingnya sikap tersebut. Berikut beberapa langkah untuk itu dari Shiv Khera dalam bukunya “You Can Win”.

1. Ganti fokus, carilah yang positif.

Kita perlu menjadi penemu yang baik. Kita perlu fokus pada hal positif dalam hidup. Mari kita mulai mencari apa yang benar dalam diri seseorang atau dalam sebuah situasi, bukan mencari apa yang salah. Kita sangat terbiasa untuk mencari kesalahan dan mencari apa yang salah, sehingga lupa untuk melihat hal positif.

Kebanyakan orang menemukan apa yang mereka cari. Jika mereka mencari persahabatan, kebahagiaan, dan positif, itulah yang akan mereka dapatkan. Jika mereka mencari perkelahian atau ketidakpedulian, maka itulah yang akan mereka dapatkan. Mencari hal positif tidak berarti mengabaikan kesalahan.

Seperti saya sebutkan sebelumnya, saya juga berasal dari universitas terkenal namun di luar pulau Jawa. Salah satu perbedaan mencolok kala itu adalah ketersediaan sarana dan prasarana. Jika mau berfokus pada hal itu, bahwa wajarlah kita tidak bisa bersaing karena memang sarana dan prasarana kita terbatas, maka entah jadi apa saya sekarang.

Namun, terbukti banyak juga yang mampu bersaing. Karena mereka tidak berfokus pada hal yang negatif dan mampu melejitkan hal yang positif. Kata seorang senior saya, otak sama besar, rambut sama hitam, di sini boleh tak ada, tapi kita bisa mencarinya di luar.

2. Jadikan “melakukan sekarang” sebagai kebiasaan.

Kita semua pasti pernah menunda-nunda sesuatu untuk dikerjakan. Saya tahu saya pernah, namun kemudian menyesalinya. Penundaan mengarah pada sikap negatif. Kebiasaan menunda pekerjaan lebih melelahkan Anda dibanding upaya yang dibutuhkan untuk melakukannya.

Sebuah tugas yang terselesaikan dapat menambah semangat, sebuah tugas yang tidak selesai-selesai hanya akan menguras tenaga. Jika Anda ingin membangun dan mempertahankan sikap positif, biasakan hidup di masa kini dan lakukan sekarang.

Memang bukan hal mudah, karena menunda pekerjaan itu jauh lebih mudah dibanding melakukannya. Mengapa hingga saat ini saya gagal menurunkan berat badan, karena kebiasaan menunda itu belum bisa saya hilangkan. Kalah jauh dengan istri saya, Ia berhasil menurunkan beratnya hingga 6 kg dalam sebulan karena bisa melaksanakan prinsip lakukan sekarang.

Sebagai langkah awal penurunan berat, saya mencoba untuk meninggalkan makan malam. Namun, kadang ketika pulang malam dari kantor, muncul pikiran ”malam ini makan dulu ah, capek. Besok baru tidak”. Besok ternyata begitu lagi, akhirnya bulan demi bulan berlalu tanpa hasil. Beda dengan istri saya, awalnya memang berat katanya. Tapi, dengan memaksakan diri untuk melakukannya setiap hari, akhirnya jadi kebiasaan.

Ini hanya contoh saja, memang tidak berhubungan langsung dengan mendapatkan pekerjaan. Namun, prosesnya sama saja. Jika Anda paksakan untuk membaca dua jam setiap menjelang tidur tanpa menunda-nunda, lama-lama akan menjadi kebiasaan.

3. Mengembangkan sikap syukur.

Coba hitung berkah yang Anda peroleh, bukan masalah Anda. Anda pasti pernah mendengar seseorang yang karena kecelakaan, menjadi buta atau lumpuh dan mendapat jutaan rupiah sebagai kompensasi. Berapa banyak dari kita yang ingin bertukar tempat dengan orang itu? Tidak banyak bahkan mungkin tidak ada. Kita begitu terfokus mengeluh tentang hal-hal yang kita tidak memiliki dan melupakan hal-hal yang kita miliki. Ada banyak yang patut disyukuri.

Dibanding mengeluh terus akan fasilitas yang tidak memadai, mendingan cari tempat kerja praktek yang bisa menutupi kekurangan yang tidak Anda peroleh di kampus. Dibanding mengeluh akan keterbatasan literatur di perpustakaan, mendingan googling saja karena banyak literatur online yang bisa diunduh di internet. Bersyukurlah masih banyak jalan keluar bagi Anda.

Bayangkan, masih banyak orang di negeri ini, jangankan mengeluh akan fasilitas pendidikan mereka, sekolah saja tidak bisa. Jangankan mau googling, koneksi internet saja belum ada. Oleh karena itu, biasakanlah bersyukur karena itu bisa menjadi energi positif bagi Anda dalam melakukan sesuatu.

4. Membangun percaya diri positif.

Percaya diri yang saya maksud adalah cara kita merasa tentang diri kita sendiri. Ketika kita merasa baik di dalam, kinerja kita akan naik, hubungan baik kita di rumah maupun di tempat kerja akan meningkat. Dunia terlihat lebih bagus. Apa alasannya? Karena ada korelasi langsung antara perasaan dan perilaku.

Jika Anda ingin membangun rasa percaya diri yang positif dengan cepat, salah satu cara tercepat adalah dengan melakukan
sesuatu bagi orang lain yang tidak dapat dinilai dengan uang atau barang.

Saya dulu sering bertanya-tanya terhadap kebiasaan seorang teman saya. Ia begitu senangnya melakukan sesuatu dengan orang lain. Betul-betul merepotkan saja menurut saya. Bahkan, saya sering berpikir orang-orang sekitar memanfaatkan kegemaran teman saya ini. Waktu itu saya belum melihat manfaat positif dari melakukan sesuatu bagi orang lain.

Sampai suatu saat rasa penasaran saya sudah mencapai puncaknya. Akhirnya, saya mencoba melakukan sesuatu buat orang lain juga. Kebetulan ada kawan yang lagi tugas akhir menggunakan matlab dan kelihatannya sedang pusing terhadap suatu program. Setelah berdikusi, saya utak-atik, agak lama juga tapi berhasil. Bukan main senangnya kawan ini karena sudah lama seminar hasilnya ditunda gara-gara masih ada error di programnya.

Memang rasanya luar biasa bisa berbuat sesuatu yang sangat bermanfaat bagi orang lain. Muncul rasa percaya diri akan kemampuan yang saya miliki, tapi bukan kesombongan ya karena itu bukan percaya diri yang positif.

5. Menjauh dari pengaruh negatif.

Saat ini banyak sekali pengaruh negatif di sekitar kita. Diperlukan kepercayaan diri untuk kemudian bisa berani mengatakan “tidak” pada pengaruh negatif. Perkembangan media, pergaulan, alkohol, pornografi, dan obat-obatan terlarang adalah contoh nyata pengaruh negatif yang harus dijauhi.

Main kartu hingga pagi adalah kebiasaan saya di awal kuliah. Bahkan sering disertai dengan taruhan kecil-kecilan. Asyik memang, berkumpul dengan kawan-kawan sambil main kartu ditemani kopi. Pagi hari baru mencari tempat untuk tidur, sementara yang lain mencari kelas untuk kuliah.

Lama-lama prestasi menurun, beberapa mata kuliah lulus pas-pasan dan sisanya tidak lulus. Bukan hanya itu, badan juga rasanya tidak fit, terasa loyo di siang hari. Namun, anehnya begitu bertenaga di malam hari.

Hal ini tentu saja tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Akhirnya, saya coba menjauh sedikit demi sedikit. Mulai aktif di laboratorium dan menyibukkan diri di siang hari. Akhirnya kebiasaan itu bisa saya tinggalkan juga, meskipun sesekali masih sering bergabung untuk refreshing.

6. Belajar menyukai hal-hal yang harus segera diselesaikan.

Banyak hal yang harus kita selesaikan baik suka maupun tidak. Contohnya, ujian sidang. Memang tidak menyenangkan, namun dengan belajar menyukainya maka tidak akan terasa begitu berat.

7. Mulai hari Anda dengan sesuatu yang positif.

Baca atau dengarkan sesuatu yang positif di pagi hari. Ini bisa membantu membuat setiap harinya sebagai hari yang positif. Berlatihlah untuk membangun pikiran dan perilaku positif setiap hari sampai itu menjadi kebiasaan.

Dulu, saya tinggal di kos-kosan dengan berbagai orang dengan kebiasaan masing-masing. Ada yang gemar menyetel musik  kencang-kencang di pagi hari, mencuci segudang di pagi hari hingga persediaan air habis, dll. Kejadian-kejadian ini kadang merusak mood saya di pagi hari yang biasanya berpengaruh terhadap bagaimana saya melalui hari itu.

Namun, untuk merubah orang lain itu bukan persoalan yang mudah. Oleh karena itu, mengalah dan merubah diri sendiri adalah jalan yang paling mudah. Dari pada merusak hari saya, lebih baik saya nikmati saja semuanya. Biar enak saya ikut saja berdendang mendengar lagunya. Biar tidak kehabisan air ya bangun lebih pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *