Kemarin (4/2/18), saat jalan-jalan ke Gramedia Aeon Mall, saya melihat sebuah buku yang menarik perhatian saya. Judulnya “Free Writing” yang ditulis oleh Hernowo Hasim. Sempat baca-baca deskripsi di belakang sampul saja kemudian saya tinggalkan. Sebenarnya ingin membaca sekilas isinya, tapi tidak ada buku yang terbuka, semuanya terplastik rapi.

Baru-baru ini saya habis beli dua buku import, itulah mengapa keinginan buat beli buku baru saya rem dulu. Maklumlah, yang dua itu saja baru pengantar yang saya baca… hehehe.

Berpindah ke rak buku lain, pikiran saya terus saja tertuju pada buku “Free Writing” tadi. Dari deskripsinya kayaknya menarik. Tapi, saya teruskan untuk lihat-lihat judul buku yang lain.

Ketika akan keluar, saya kembali meleweti bagian buku karya Hernowo Hasim tersebut. Karena tidak ada buku lain yang saya beli, tangan saya segera menyambar buku itu dan membawanya ke kasir.

Hingga pagi ini sebenarnya saya baru membaca sepintas isi bukunya, tapi saya sudah tidak ingin menunda untuk mempraktekkan isinya. Melatih otot menulis dengan berlatih menulis bebas setiap harinya dalam waktu 10 menit. Mungkin lebih sih dalam prakteknya, karena semua tulisan akan langsung saya publish di blog ini.

Selama menulis 10 menit itu, semua isi kepala langsung dituliskan saja tanpa melihat ke belakang atau tanpa edit. Begitu katanya.

So, ini adalah tulisan pertama saya. Karena sudah 10 menit, saya akhiri dulu… hehehe. Lumayan, dalam 10 menit bisa menulis lebih dari 200 kata.