kesalahan manajemen waktu

Foto dari stockunlimited.com

Seberapa baik Anda dalam melakukan manajemen waktu?

Ketika kita bisa mengatur waktu dengan baik, produktivitas kerja akan lebih baik dan level stress akan menurun.

Jika Anda masih sering merasa dikejar-kejar deadline atau sibuk di saat-saat akhir waktu, silakan periksa lagi bagaimana manajemen waktu Anda.

Manajemen waktu penting dilakukan untuk menunjang karir maupun dalam kehidupan sehari-hari. Meski demikian, masih sering dijumpai beberapa kesalahan dalam melakukannya.

Berikut ini 10 kesalahan manajemen waktu yang sering dilakukan, seperti ditulis dalam mindtools.com.

1. Gagal melakukan to-do list yang sudah dibuat

Sering terjadi, sudah membuat to-do list namun hanya sedikit atau mungkin tidak ada sama sekali yang dilakukan.

Saya kadang-kadang melakukan hal ini. Pagi-pagi sudah membuat to-do list, tapi ujung-ujungnya tidak ada yang terlaksana. To-do list biasanya saya tulis malam hari atau pagi ketika bangun. Bukunya kadang ketinggalan di rumah. Begitu sampai di kantor, lupa semua daftarnya… hehehe.

Sekarang, ada banyak aplikasi di Android atau iOS untuk membuat to-do list. Dengan begitu, kita bisa membuat dan mengecek apa saja yang mesti kita lakukan.

2. Tidak membuat tujuan

Banyak orang yang beranggapan bahwa hidup itu mengalir sajalah, sehingga melupakan untuk membuat tujuan. Apa yang ingin dicapainya hari ini, bulan ini, tahun ini, 5 tahun ke depan, dst.

Hidup boleh mengalir saja, tapi tetap harus ada hilirnya. Tujuan harus dibuat sebagai acuan, sedangkan prosesnya bisa fleksibel sesuai perkembangan situasi.

3. Tidak menentukan prioritas

Menentukan prioritas terhadap to-do list yang telah dibuat sama pentingnya dengan membuat to-do list itu sendiri. Ketika Anda tidak menentukan prioritas, Anda bisa saja keliru mengerjakan urutan tugasnya.

Tanya ke atasan Anda, mana pekerjaan yang harus diselesaikan segera dan mana yang bisa dikerjakan nanti.

4. Gagal mengatasi pengalihan

Saat ini ada begitu banyak pengalihan. Mulai dari notifikasi WA yang bunyi terus, sosial media, hingga email yang terus berdatangan.

Kadang-kadang ketika mulai membaca pesan WA, apalagi di grup, kita jadi lupa waktu. Akibatnya, banyak pekerjaan yang jadi tertunda.

Kalau ingin fokus saat bekerja, matikan internet dan matikan koneksi data di HP. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari berbagai pengalihan.

5. Suka menunda-nunda

Menunda memang menggoda. Apalagi jika ada hal lain yang menyenangkan untuk dilakukan. Dibanding segera menyelesaikan tugas, buka facebook dulu ah… hehehe.

Sering menunda akan menyebabkan berkurangnya waktu. Yang sering terjadi kemudian adalah super sibuk menjelang deadline. Pekerjaannya mungkin selesai, tapi kualitasnya akan berkurang.

6. Susah mengatakan tidak

Ada orang yang kadang susah berkata tidak. Ketika sibuk pun, ketika ada yang mengajak ngobrol akan dilayani. Ada yang menelepon lama juga dilayani. Ada yang minta tolong mengerjakan sesuatu akan dilakukan, meskipun pekerjaannya sendiri masih banyak.

Belajarlah untuk mengatakan tidak, agar waktu Anda bisa digunakan dengan baik untuk menyelesaikan tugas yang ada.

7. Senang terlihat sibuk

Menumpuk pekerjaan kemudian terlihat super sibuk menjadi kesenangan sebagian orang. Sepertinya adrenalinnya terpompa maksimal jika dikejar deadline.

Terlihat sibuk tidak berarti Anda efektif dalam menyelesaikan pekerjaan. Yang terjadi kemudian Anda bisa jadi stress. Cobalah untuk mengatur waktu dengan lebih baik.

8. Multitasking

Ada orang yang suka mengerjakan dua atau lebih pekerjaan dalam waktu bersamaan dengan alasan efektivitas. Misalnya, menulis email sambil menerima telepon.

Hasilnya, email yang ditulis banyak kesalahan dan orang yang diajak bicara ditelepon jadi stress karena pembicaraannya tidak fokus.

Sebaiknya Anda menghindari multitasking. Fokus saja menyelesaikan satu tugas dalam satu waktu agar kualitas hasilnya lebih optimal.

9. Tidak mengambil jeda

Pekerjaan boleh banyak, deadline boleh mendekat, tapi jangan sampai tidak mengambil jeda. Karena pikiran dan tubuh kita bukan robot.

Ambillah jeda 5 menit setiap satu atau dua jam bekerja. Dengan begitu, pikiran akan jadi segar kembali.

10. Tidak efektif dalam menyusun jadwal

Kenali diri Anda dengan baik. Anda termasuk aktivis pagi atau siang. Dengan begitu, Anda bisa menyusun jadwal pekerjaan penting di saat Anda berada di kondisi terbaik.

Jangan melakukan pekerjaan penting saat kondisi Anda tidak berada di puncak. Sebaliknya, justru melakukan hal sepele saat Anda dalam kondisi puncak, misalnya menjawab email, membalas chat, dll.

Demikianlah 10 kesalahan manajemen waktu yang sering dilakukan dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat buat Anda.